Postingan

Menampilkan postingan dari Februari, 2026

Cahaya di Pesisir: Ramadhan dan Jejak Dakwah Walisongo

Gambar
Cahaya di Pesisir: Ramadhan dan Jejak Dakwah Walisongo DPC NAAT Kudus | 27 Februari 2026 Di pesisir utara Jawa, angin laut pernah membawa lebih dari sekadar aroma garam dan rempah. Ia membawa cahaya—cahaya yang dinyalakan bukan dengan api amarah, melainkan dengan kesabaran, ilmu, dan akhlak. Ramadhan menjadi musim ketika cahaya itu bersinar paling terang. KUDUS — Ramadhan dalam sejarah Nusantara bukan hanya bulan ibadah ritual, tetapi momentum perubahan sosial. Di tangan para wali, puasa menjadi energi transformasi: memperhalus akhlak, memperkuat spiritualitas, sekaligus menata masyarakat secara bertahap dan damai. Jejak itu masih terasa hingga hari ini. Dakwah yang Menyentuh, Bukan Mengguncang Di Surabaya abad ke-15, Sunan Ampel membangun fondasi moral melalui ajaran Moh Limo . Pesantren Ampeldenta menjadi pusat pembentukan karakter, bukan sekadar ruang belajar agama. Ramadhan dijadikan momentum pembinaan akhlak dan penguatan disiplin ruhani. Pendekatan ini sederhana teta...

DPC NAAT Kudus Gelar Rapat Konsolidasi dan Pembagian SK, Diperkuat Nuansa Kekeluargaan

Gambar
DPC NAAT Kudus Gelar Rapat Konsolidasi dan Pembagian SK, Diperkuat Nuansa Kekeluargaan Kudus — Dewan Pimpinan Cabang NAAT Kabupaten Kudus menggelar Rapat Konsolidasi dan Pembagian Surat Keputusan (SK) Pengurus pada Jumat (27/2/2026) di Mejobo, Kudus. Kegiatan tersebut dirangkai dengan buka bersama dan berlangsung dalam suasana sederhana, hangat, serta penuh semangat kebersamaan. Rapat konsolidasi ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat soliditas internal organisasi sekaligus memastikan arah gerak kepengurusan berjalan terstruktur dan terukur. Dalam forum tersebut, jajaran pengurus menerima SK sebagai bentuk legitimasi formal sekaligus penegasan tanggung jawab kelembagaan. Ketua DPC NAAT Kudus dalam arahannya menekankan pentingnya kesatuan visi, disiplin administrasi, serta kerja kolektif yang terkoordinasi. Konsolidasi, menurutnya, bukan sekadar agenda seremonial, melainkan fondasi untuk membangun organisasi yang kuat secara manajerial dan matang secara keilmuan. “Organisas...

NAAT Perkuat Jejaring Global, DPC NAAT Kudus Dukung Diseminasi Inklusi Disabilitas Kolaborasi UKWMS–Cardiff–Edinburgh Napier

Gambar
NAAT Perkuat Jejaring Global, DPC NAAT Kudus Dukung Diseminasi Inklusi Disabilitas Kolaborasi UKWMS–Cardiff–Edinburgh Napier KUDUS – Komitmen membangun peradaban berbasis nilai keilmuan dan kemanusiaan kembali ditegaskan oleh keluarga besar Naqobah Ansab Auliya Tis’ah (NAAT). Organisasi ini menghadiri forum diseminasi hasil riset internasional tentang inklusi disabilitas yang digelar di Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya (UKWMS), Selasa (25/2/2026). Kegiatan tersebut merupakan bagian dari kolaborasi global antara UKWMS, Cardiff University, dan Edinburgh Napier University dalam program British Council Going Global Partnerships – Disability Inclusion Partnerships Grant. Forum bertajuk “Transforming Universities in Indonesia: Co-Creating Disability Inclusive Practices” ini menghadirkan akademisi, peneliti, serta pegiat pendidikan untuk membahas praktik terbaik dalam membangun sistem perguruan tinggi yang lebih inklusif bagi penyandang disabilitas. Pendidikan Inklusif Bukan Sekadar...

Klarifikasi Ilmiah Ilustrasi Walisongo dan Diskursus Asal-Usul

Gambar
  Klarifikasi Ilmiah Ilustrasi Walisongo dan Diskursus Asal-Usul Sebagai Ketua LPN DPW Jawa Tengah sekaligus Ketua DPC NAAT Kudus, saya memandang perlu menyampaikan klarifikasi ilmiah atas diskursus yang berkembang di ruang publik mengenai ilustrasi Walisongo dan kaitannya dengan asal-usul historis. Penjelasan ini disampaikan dalam kerangka tanggung jawab akademik dan kelembagaan, agar pemahaman sejarah tetap berada pada jalur metodologi yang benar. Sejarah bukan sekadar cerita masa lalu, melainkan fondasi identitas dan peradaban. Karena itu, setiap isu yang menyentuh tokoh-tokoh besar seperti Walisongo perlu disikapi dengan kejernihan analisis dan kehati-hatian ilmiah. Dalam hal ini, kajian yang dilakukan melalui struktur LPN dan LP3SN di bawah naungan NAAT berpegang pada prinsip metodologi penelitian yang terukur dan dapat dipertanggungjawabkan. 1. Ilustrasi Bukan Dokumentasi Visual Abad ke-15 Hingga saat ini tidak ditemukan potret autentik abad ke-15 yang merekam wajah as...

PEMERINTAH TETAPKAN 1 RAMADHAN 1447 H JATUH PADA 19 FEBRUARI 2026

Gambar
PEMERINTAH TETAPKAN 1 RAMADHAN 1447 H JATUH PADA 19 FEBRUARI 2026 KUDUS — Pemerintah Republik Indonesia melalui Kementerian Agama Republik Indonesia resmi menetapkan 1 Ramadhan 1447 Hijriah jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026. Penetapan tersebut disampaikan usai pelaksanaan Sidang Isbat yang digelar di Jakarta dan dihadiri para ulama, pakar astronomi, perwakilan ormas Islam, serta instansi terkait. Keputusan diambil berdasarkan pemaparan data hisab serta hasil rukyatul hilal yang dilakukan di berbagai titik pemantauan di Indonesia. Pemerintah menyatakan bahwa posisi hilal telah memenuhi kriteria yang ditetapkan, sehingga bulan Ramadhan resmi dimulai pada tanggal tersebut. Dengan penetapan ini, umat Islam di seluruh Indonesia akan mulai melaksanakan ibadah puasa pada Kamis, 19 Februari 2026. Menindaklanjuti pengumuman tersebut, DPC NAAT Kudus mengajak masyarakat untuk menyambut bulan suci Ramadhan dengan meningkatkan kesiapan spiritual, memperkuat ukhuwah, serta menjaga persatuan umat. R...

DPW NAAT Jawa Tengah Resmi Dilantik, DPC NAAT Kudus Tegaskan Komitmen Penguatan Sanad dan Struktur Organisasi

Gambar
DPW NAAT Jawa Tengah Resmi Dilantik, DPC NAAT Kudus Tegaskan Komitmen Penguatan Sanad dan Struktur Organisasi Jawa Tengah – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Naqobah Ansab Auliya Tis’ah (NAAT) Jawa Tengah masa khidmah 2026–2031 resmi dilantik dalam sebuah prosesi khidmat yang dirangkaikan dengan Tahlil Akbar dan Musyawarah Kerja Wilayah (Muskerwil). Pelantikan ini dipandang sebagai langkah strategis dalam memperkuat konsolidasi organisasi di tingkat provinsi. Dalam struktur kepengurusan yang ditetapkan, Abu Na’am dari Kudus mendapat amanah penting dalam struktur wilayah. Sementara itu, Badan Komunikasi, Informasi, dan Data Digital NAAT (Bakorda) diamanahkan kepada Muhammad Hasbi Hilmi dari Brebes. Adapun wadah perempuan, Asosiasi Nyai-Ning Naqobah Ansab Auliya Tis’ah (ANNISA’), diketuai oleh Ibu Hj. Nyai Alifah dari Brebes. Momentum Konsolidasi Jawa Tengah Ketua Panitia, Gus Ahmad Munib Bil Ikhlas Al-Muriawi Al-Kalijagawi, dalam sambutannya menegaskan bahwa pelantikan ini bukan sekadar agen...

SIDANG MEJA BULAT INTERNASIONAL SYEKH JUMADIL KUBRO DI SABAH TEGASKAN JEJARING ULAMA NUSANTARA BERSKALA GLOBAL

Gambar
SIDANG MEJA BULAT INTERNASIONAL SYEKH JUMADIL KUBRO DI SABAH TEGASKAN JEJARING ULAMA NUSANTARA BERSKALA GLOBAL Momentum Akademik Memperkuat Rekonstruksi Sejarah Islam Asia Tenggara Kudus – Pelaksanaan Sidang Meja Bulat Internasional Syekh Jumadil Kubro di Universiti Malaysia Sabah menjadi momentum penting dalam memperkuat rekonstruksi historiografi Islam Nusantara yang berbasis riset akademik dan jaringan ulama transnasional. Forum ilmiah ini menghadirkan akademisi, peneliti manuskrip, sejarawan, serta pemerhati sejarah Islam Asia Tenggara untuk mengkaji kembali posisi dan kontribusi historis Syekh Jumadil Kubro dalam mata rantai penyebaran Islam di kawasan maritim. Ketua DPC NAAT Kudus, Abu Na’am Rasyid, menyatakan bahwa forum tersebut bukan sekadar pertemuan genealogis atau agenda komunitas tertentu, melainkan ruang akademik terbuka yang mendorong pendalaman sejarah secara metodologis dan ilmiah. “Kita harus membedakan antara klaim tradisi dan kajian akademik. Sidang Meja Bulat ini m...

BOROBUDUR DAN KLAIM KONSTRUKSI NABI SULAIMAN Tinjauan Historiografis dan Arkeologis

Gambar
BOROBUDUR DAN KLAIM KONSTRUKSI NABI SULAIMAN Tinjauan Historiografis dan Arkeologis DPC NAAT Kudus Pendahuluan Belakangan ini beredar klaim yang menyatakan bahwa Candi Borobudur dibangun oleh Nabi Sulaiman ‘alaihissalam, serta narasi alternatif lain yang menyebut Borobudur sebagai “Buana Cakapala” — pusat pendidikan kuno yang telah ada ribuan tahun sebelum Masehi. Sebagai lembaga yang bergerak dalam bidang nasab dan sejarah, DPC NAAT Kudus memandang perlu memberikan klarifikasi berbasis metodologi ilmiah, guna menjaga integritas keilmuan dan marwah akademik. Tulisan ini tidak dimaksudkan untuk menyerang individu atau keyakinan tertentu, melainkan untuk menempatkan klaim sejarah dalam kerangka historiografi dan arkeologi yang dapat diverifikasi. 1 . Kronologi Historis Borobudur Berdasarkan kajian arkeologi, Borobudur dibangun pada abad ke-8 hingga awal abad ke-9 Masehi, pada masa Dinasti Syailendra di Jawa Tengah¹. Penanggalan ini didukung oleh: Analisis stratigrafi bangunan Gaya arsite...

Sinkronisasi Manuskrip Jawa–Mindanao Disepakati, Syekh Jumadil Kubra Ditetapkan sebagai Poros Silsilah Asia Tenggara

Gambar
Sinkronisasi Manuskrip Jawa–Mindanao Disepakati, Syekh Jumadil Kubra Ditetapkan sebagai Poros Silsilah Asia Tenggara KUDUS/SABAH — Delegasi NAAT Indonesia bersama perwakilan akademik dan dewan adat Mindanao menyepakati sinkronisasi data antara Manuskrip Jawa dan Manuskrip Mindanao dalam forum ilmiah yang berlangsung di Sabah. Hasil pembacaan silang naskah menegaskan bahwa Syekh Jumadil Kubra merupakan poros utama silsilah yang menghubungkan jaringan ulama, sultan, dan ekspansi dakwah Islam di Asia Tenggara. Dalam pembahasan yang mengkaji sumber primer lintas wilayah, garis keturunan dari Sultan Muhammad dan Sultan Ahmad dinyatakan memiliki keterkaitan historis yang valid dengan dinamika dakwah dan politik di kawasan Borneo serta Filipina Selatan. Kesimpulan ini diambil setelah proses komparasi data berbasis manuskrip yang dilakukan secara terbuka dan akademis. Integrasi Data Syarif Ali (Sultan Barkat) Forum juga mengafirmasi keterhubungan silsilah Syarif Ali atau Sultan Barkat (Sultan ...

NAAT Indonesia Hadiri Diskusi Pra Sidang Meja Bulat Manuskrip Ulama Nusantara di Sabah

Gambar
NAAT Indonesia Hadiri Diskusi Pra Sidang Meja Bulat Manuskrip Ulama Nusantara di Sabah SABAH, Malaysia (10/2/2026) — Naqobah Ansab Auliya Tis’ah (NAAT) Indonesia menghadiri kegiatan Pre-Round Discussion Table atau Diskusi Pra Sidang Meja Bulat manuskrip dan silsilah ulama Nusantara yang digelar di Hallroom Likaz Square Serviced, Kota Kinabalu, Sabah, Malaysia. Diskusi yang dikemas dalam format Forum Group Discussion (FGD) ini mempertemukan para peneliti, pencatat silsilah, serta pemerhati manuskrip sejarah Islam Nusantara dari berbagai negara di Asia Tenggara. Forum ini menjadi ruang temu ilmiah lintas negara untuk membahas naskah-naskah klasik dan rekonstruksi salasilah tokoh-tokoh ulama yang berperan penting dalam penyebaran Islam di kawasan Nusantara. Kajian difokuskan pada manuskrip beraksara Jawa dan Jawi yang merekam sejarah dakwah Islam di wilayah Jawa, Kalimantan, Sulu, Maguindanao, hingga Brunei Darussalam. Berbagai naskah kuno tersebut dipaparkan dan dibedah secara kompara...

Pelantikan DPW NAAT Jawa Tengah Dijadwalkan di Ponpes Al Hasaniyah Kedawon

Gambar
Pelantikan DPW NAAT Jawa Tengah Dijadwalkan di Ponpes Al Hasaniyah Kedawon Semarang — Dewan Pengurus Wilayah Naqobah Ansab Auliya Tis’ah (DPW NAAT) Jawa Tengah dijadwalkan akan dilantik pada Sabtu, 14 Februari 2026. Prosesi pelantikan tersebut akan dilangsungkan di Pondok Pesantren Al Hasaniyah Kedawon, sebuah lembaga pendidikan dan dakwah Ahlussunnah wal Jama’ah yang selama ini berperan aktif dalam penguatan nilai keislaman dan keilmuan di Jawa Tengah. Pemilihan Pondok Pesantren Al Hasaniyah Kedawon sebagai lokasi pelantikan dinilai memiliki makna simbolik sekaligus strategis. Pesantren tidak hanya menjadi pusat pendidikan keagamaan, tetapi juga ruang pembentukan karakter, penjagaan sanad keilmuan, serta kesinambungan nilai-nilai tradisi Islam Nusantara yang selama ini menjadi ruh perjuangan NAAT. Pelantikan DPW NAAT Jawa Tengah ini diharapkan menjadi momentum konsolidasi organisasi sekaligus penguatan peran NAAT dalam bidang nasab, keilmuan, dakwah, serta pengabdian sosial di tingkat...

NAAT Hadiri Forum Internasional Syekh Jumadil Kubra di Malaysia

Gambar
NAAT Hadiri Forum Internasional Syekh Jumadil Kubra di Malaysia Surabaya, 9 Februari 2026 — Naqobah Ansab Auliya’ Tis’ah (NAAT) berangkat ke Malaysia untuk menghadiri Sidang Meja Bulat Internasional Syekh Jumadil Kubra Malaysia yang diselenggarakan oleh University Malaysia Sabah (UMS). Forum akademik tersebut akan berlangsung pada 10–13 Februari 2026 di Sabah dan diikuti peneliti serta sejarawan dari berbagai negara Asia Tenggara. Rombongan NAAT dipimpin RKH Ilzamuddin Sholeh. Dalam forum ini, NAAT dijadwalkan mempresentasikan kajian berbasis manuskrip Jawa yang membahas Sultan Muhammad dan Sultan Ahmad, serta keterkaitannya dengan silsilah Syekh Jumadil Kubra. Selain itu, NAAT juga akan memaparkan peran Walisongo dalam pembentukan dan perkembangan peradaban Islam di Nusantara. Forum ini menjadi ruang dialog lintas negara yang menempatkan kajian sejarah dan nasab sebagai bagian dari diskursus akademik regional. Sejumlah isu terkait transmisi keilmuan, jaringan ulama, dan dinamika Islam...

Delegasi NAAT Hadiri Sidang Meja Bulat Internasional Syekh Jumadil Kubra di Universiti Malaysia Sabah

Gambar
KUDUS — Rombongan Naqobah Ansab Auliya Tis’ah (NAAT) memenuhi undangan resmi untuk menghadiri Sidang Meja Bulat Internasional Sekretariat Syekh Jumadil Kubra Malaysia, yang diselenggarakan di Universiti Malaysia Sabah (UMS), Sabah, Malaysia. Kegiatan akademik dan historis ini melibatkan para peneliti, sejarawan, serta pemerhati nasab dari berbagai negara di kawasan Asia Tenggara. Rombongan NAAT dipimpin langsung oleh Ketua Umum NAAT, KH. R. Ilzamuddin Sholeh, didampingi Sekretaris Jenderal NAAT Dr. H. Mohammad Subhan, MA, Sekretaris LP3SN Bdr. Yahya Algiri, serta Tim Badan Koordinasi Data Digital NAAT, Gus Islah Hamida. Keberangkatan rombongan dilakukan melalui Bandara Internasional Juanda, Surabaya, dengan tujuan akhir Sabah, Malaysia. Dalam forum ilmiah tersebut, NAAT memperoleh ruang strategis sebagai pemakalah pada sesi pembentangan kertas kerja ke-3. Materi yang disampaikan mencakup kajian mendalam mengenai Sultan Muhammad dan Sultan Ahmad dalam manuskrip Jawa, serta keterkaitanny...