Dari Tragedi ke Transformasi: Blueprint Reformasi DPR ala NAAT
🏛️ Dari Tragedi ke Transformasi: Blueprint Reformasi DPR ala NAAT Tragedi yang Membuka Luka Publik Gelombang protes terhadap DPR makin membara setelah Affan Kurniawan , driver ojek online, tewas tertabrak kendaraan taktis Brimob saat aksi demo di depan DPR (28 Agustus 2025). Affan menjadi simbol ketidakadilan: rakyat kecil berkorban, sementara lembaga tinggi negara justru semakin jauh dari amanah. Kemarahan publik makin tersulut ketika muncul pernyataan kontroversial dari salah satu anggota DPR, yang menyebut seruan “pembubaran DPR” sebagai tindakan orang tolol. Kata-kata ini menambah garam di luka, bukannya jadi penawar. Tidak berhenti di situ, gelombang demonstrasi meluas: Tuntutan pembubaran DPR, Pengesahan RUU Perampasan Aset , Penghentian politik dinasti, Penolakan komersialisasi pendidikan. Rakyat bersuara: DPR harus berubah, atau akan terus jadi simbol pengkhianatan aspirasi. Apakah DPR Bisa Dibubarkan? Jawaban jujur: tidak bisa. Pasal 7C UUD 1945 jelas...